Kelangsungan Hidup Diri - Diri sebagai awan informasi dan perjalanannya ke dimensi lain Kesadaran kuantum, pelestarian pengalaman, dan alam semesta multidimensi #1000678

di Bruno Del Medico

Edizioni PensareDiverso

(Ancora nessuna recensione) Scrivi una recensione
6,99€

Leggi l'anteprima

Kelangsungan Hidup Diri mengusung tesis radikal dan menarik: apa yang kita sebut “diri” bukanlah entitas padat yang ditakdirkan untuk lenyap bersama kematian biologis, melainkan awan informasi, konfigurasi dinamis dari pengalaman, ingatan, dan peristiwa yang dialami, yang dapat bertahan melampaui kehilangan tubuh dan melanjutkan perjalanannya di dimensi-dimensi realitas lainnya.
Buku ini berangkat dari krisis “aku” klasik: gagasan intuitif tentang subjek yang utuh, yang berlokasi di otak dan identik dengan tubuh, semakin terbukti tidak sesuai dengan temuan-temuan fisika kontemporer dan dengan masalah kesadaran yang belum terpecahkan. Jika materi itu sendiri bukanlah hal yang mendasar, melainkan muncul dari medan, proses, dan hubungan, maka identitas pribadi pun perlu dipikirkan ulang sebagai proses informasi, bukan sebagai substansi.
Inti dari karya ini adalah prinsip konservasi informasi, yang saat ini sangat penting dalam fisika teoretis, kosmologi, dan studi tentang lubang hitam. Tidak ada yang benar-benar hancur: yang berubah hanyalah bentuk, aksesibilitas, dan tingkat organisasinya. Intuisi ini diperluas ke pengalaman subjektif: setiap pengalaman meninggalkan jejak nyata, sebuah jejak informasional yang tidak dapat begitu saja dimusnahkan.
Atas dasar ini, buku ini membahas teka-teki besar kesadaran, menafsirkannya bukan sebagai produk sekunder otak, melainkan sebagai peristiwa mendasar: sebuah tindakan, sebuah keruntuhan yang dialami. Teori-teori utama tentang kesadaran kuantum dibahas tanpa penyimpangan mistis, melai sebagai upaya serius untuk menjelaskan mengapa pengalaman itu ada dan tidak dapat direduksi menjadi sekadar aktivitas neuron. Otak pun tampak sebagai media lokal, antarmuka sementara, bukan sebagai asal mula akhir dari “aku”.
Inti teoretis karya ini adalah gagasan tentang “diri sebagai awan informasi”: sebuah struktur yang tidak tunggal, terdiri dari berbagai tingkatan (pengalaman, emosional, mnemonik, naratif), yang berevolusi seiring waktu. Pada saat kematian biologis, awan ini tidak hancur, melainkan terpisah dari media fisiknya. Yang mungkin lenyap adalah ego naratif; yang mungkin bertahan adalah ranah pengalaman dan informasi yang dialami.
Dalam bagian yang secara terbuka bersifat spekulatif, namun secara konseptual ketat, buku ini mengeksplorasi hipotesis tentang alam semesta multidimensi, di mana awan informasi “aku” dapat berpindah ke bentuk-bentuk keberadaan lain, yang ditandai oleh waktu non-linear, identitas yang tersebar, dan bentuk-bentuk baru dari kesinambungan pengalaman. Bukan hanya satu “alam baka”, melainkan banyak kemungkinan transisi.
Karya ini ditutup dengan konsekuensi eksistensial dari visi ini: jika tidak ada satu pun dari apa yang kita alami yang secara ontologis sia-sia, maka hidup bukanlah tentang menumpuk atau menyelamatkan diri, melainkan berpartisipasi secara bertanggung jawab dalam suatu proses yang lebih luas. Ego tidak bertahan. Yang bertahan adalah apa yang benar-benar telah kita alami.
Aggiunta al carrello in corso… L'articolo è stato aggiunto

Con l'acquisto di libri digitali il download è immediato: non ci sono costi di spedizione

Altre informazioni:

Formato:
ebook
Anno di pubblicazione:
2026
Dimensione:
537 KB
Protezione:
nessuna
Lingua:
Altre lingue
Autori:
Bruno Del Medico